Sebagai aparatur pemerintah Pegawai Negeri Sipil terikat oleh aturan dan etika dalam bertugas. Hal ini disampaikan oleh Bupati Way Kanan Drs Tamanuri selaku Inspektur Upacara dalam Upacara Bulanan Senin 21-6 yang diikuti seluruh PNS, TNI dan Polri.
Dalam pelaksanaan tugas kedinasan dan kehidupan sehari- hari setiap Pegawai Negeri Sipil wajib bersikap dan berpedoman pada etika dalam bernegara, dalam penyelenggaraan Pemerintahan, dalam berorganisasi, dalam bermasyarakat, serta terhadap diri sendiri dan sesama Pegawai Negeri Sipil, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004. Etika PNS dalam bernegara contohnya menjadi perekat dan pemersatu bangsa dan menggunakan semua sumber daya Negara secara efisien dan efektif.
Sementara Etika PNS dalam berorganisasi antara lain menjaga informasi yang bersitat rahasia dan membangun etos kerja untnk meningkatkan kinerja organisasi. Selanjutnya Etika PNS dalam bermasyarakat di antaranya memberikan pelayanan dengan empati hormat dan santun tanpa pamrih dan menerapkan pola hidup sederhana. Sedangkan Etika PNS terhadap diri sendiri antara lain menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok, maupun golongan. Etika terhadap sesama PNS antara lain saling menghormati antara teman sejawat, baik secara vertikal maupun horizontal dalam suatu unit kerja, instansi, maupun antar instansi.
Bupati juga mengajak PNS-TNI-Polri selaku aparatur pemerintah menjadi pelopor dalam upaya meningkatkan persatuan dan kesatuan masyarakat dengan menyatukan persepsi dan langkah, bulatkan tekad untuk mengisi pembangunan dalam rangka meneruskan cita-cita perjuangan para pahlawan pendiri bangsa.
Ditambahkan pula bahwa tanggal 30 Juni masyarakat Way Kanan akan mengadakan hajat demokrasi lima tahunan yaitu PILKADA Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan secara langsung. Sebagai warga negara yang baik dan abdi negara, sudah menjadi kewajiban untuk ikut mensukseskan hajat besar tersebut. Semua komponen PILKADA telah disiapkan, mulai dari Penyelenggara dalam hal ini KPUD beserta jajaran PPK dan PPS, Panitia Pengawas hingga ke TPS dan calon-calon yang akan bertarung sudah siap. Oleh karena itu, marilah mensukseskan pesta demokrasi ini, sehingga tujuan pelaksanaan PILKADA dengan biaya yang tidak sedikit ini dapat berlangsung dengan lancar, aman dan damai sehingga terpilih pemimpin Way Kanan sesuai keinginan rakyat.
Dalam demokrasi adalah wajar adanya perbedaan pendapat, justru dengan adanya perbedaan pendapat dapat membuat masyarakat menjadi lebih dewasa dalam menentukan sikap. Akan tetapi jangan sampai perbedaan pendapat dan pandangan politik membuat menjadi terpecah belah, sehingga mudah diadu-domba oleh pihak-pihak yang tidak ingin melihat Kabupaten Way Kanan ini aman dan damai.(Humas/Fin).

